Gerhana Matahari Terlama 'Gelapkan' Asia

Gerhana Matahari Terlama 'Gelapkan' Asia
LANGKA - Sejumlah besar umat Hindu di India, khususnya di kawasan kota Varanasi, menyaksikan sekaligus memperingati peristiwa langka gerhana matahari, Rabu (22/7) pagi, sembari berendam di Sungai Gangga. Foto: AFP/Pedro Ugarte.
Sementara di negara tetangganya, Bangladesh, khalayak selain berkerumun keluar rumah, juga rela berkendaraan antar kota. "Ini peristiwa langka. Saya tak pernah berpikir akan berkesempatan melihat ini sepanjang hidup saya," kata Abdullah Sayeed, seorang mahasiwa Bangladesh yang sengaja bepergian dari ibukota Dhaka ke kota Panchagarh, untuk menyaksikan gerhana tersebut.

Sayeed pun bercerita bahwa suasananya benar-benar terasa spesial baginya, dengan lampu-lampu depan mobil dinyalakan karena "kegelapan malam datang tiba-tiba". "Orang-orang berpelukan satu sama lain dan beberapa malah meniup peluit saat gerhana baru saja dimulai," tuturnya.

Berdasarkan tayangan langsung televisi, salah satu pemandangan gerhana terindah tampaknya adalah seperti yang bisa disaksikan di Varanasi, sebuah kota di India. Pemandangan ini kian indah karena tampak dari sisi Sungai Gangga, sungai yang juga dianggap suci bagi umat Hindu di India. (ito/JPNN)
Berita Selanjutnya:
ESA Bikin Pusat Penelitian

TAREGNA - Gerhana matahari terlama sepanjang abad ke-21 yang terjadi Rabu (22/7) pagi tadi, menjadi salah satu peristiwa paling menarik di sebagian


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News