Grand Heaven

Oleh: Dhimam Abror Djuraid

Grand Heaven
Poster berisi peringatan bagi pengantar jenazah korban Covid-19 di TPU Rorotan, Jakarta Timur. Foto; arsip JPNN.com

jpnn.com - Jangan salah. Grand Heaven bukan nama hotel bintang lima atau bintang tujuh.

Grand Heaven ini kuburan, tepatnya hotel jenazah, atau hotel duka, yang fasilitas dan service-nya sekelas hotel bintang lima berstandar internasional.

Bagi Anda yang memasuki Surabaya dari arah Malang melalui tol, sebelum exit Waru di sebelah kanan jalan terdapat pemandangan sebuah bangunan yang kokoh nan megah. Di malam hari bangunan itu bermandi warna biru anggun, dan dari kejauhan terlihat neon sign besar "Grand Heaven".

Hotel jenazah ini satu-satunya yang ada di Surabaya. Di seluruh Indonesia ada dua, satunya di Jakarta. Beberapa waktu yang lalu hotel ini viral di media sosial, setelah seorang warganet mengunggah video yang menggambarakan detail hotel jenazah itu.

Arsitektur bangunannya dibuat mirip bangunan neo-klasik era Yunani, seperti Kuil Parthenon di zaman Yunani kuno. Pilar-pilar besar lengkap dengan kubah raksasa menjadikan hotel jenazah ini mirip seperti setting hotel yang banyak dipakai di drama korea populer.

Harga pelayanannya bervariasi mulai dari gold, platinum, sampai titanium. Ada kamar president suit dengan tarif Rp 100 juta semalam. Kamar mewah ini dipakai untuk orang hidup, bukan untuk mayat.

Beberapa hari belakangan ini di Jakarta sedang viral adanya kartel kremasi. Seorang warga Jakarta mengunggah keluhannya di media sosial sambil memamerkan kwitansi tagihan biaya pemakaman sebesar Rp 80 juta.

Tarif sebesar itu sudah bisa mendapatkan layanan platinum di Grand Heaven. Namun, ternyata keluarga duka itu tidak mendapatkan layanan VVIP. Alih-alih dia malah menjadi korban pemalakan.

Hotel jenazah ini satu-satunya yang ada di Surabaya. Di seluruh Indonesia ada dua, satunya di Jakarta.