Guru Besar ITB Tuding Kepala BMG Plagiat

Guru Besar ITB Tuding Kepala BMG Plagiat
Guru Besar ITB Tuding Kepala BMG Plagiat
JAKARTA - Guru besar luar biasa Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Dr Mezk Arnold Ratag meminta keadilan. Karya ilmiah yang dibuatnya berjudul "Development of Modalities to Acquire and Implement Less GHGs Emission Technologies in Energy Sector" dan telah diterbitkan sebagai bagian dari buku berjudul "Identification of Less Greenhouse Gases Emission Technologies in Indonesia" dimanipulasi Kepala BMG Dr Ir Sri Woro Budiharto Harijono.

Parahnya lagi, tanda tangan mantan kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) dipalsukan. "Kepala BMG telah memalsukan tanda tangan saya. Beliau juga telah melakukan plagiat atas karya ilmiah yang sudah dipublikasikan oleh Kantor Kementerian Lingkungan Hidup RI tahun 2001," tegas Prof Ratag saat memberikan keterangan pers di Hotel Sultan, Kamis (20/11).

Pemalsuan tersebut menurut peneliti utama di BMG ini dilihat dari sama persisnya tulisan Woro yang dicetak pada 2007 menjadi buku berjudul "Less Greenhouse Gas Emission Technologies in the Context of Climate Change." Yang membedakan hanya pemberian warna pada gambar-gambardalam bukunya. "Tulisannya 95 persen sama persis. Kalau mau jujur miliknya ibu Woro cuma warna saja," cetusnya.

Ditambahkan peneliti asal Sulawesi Utara (Sulut) ini, banyak paper/tulisannya yang sudah dijiblak orang nomor satu di BMG tersebut. Hanya saja baru satu yang dia buktika karena harus mencari di file-file lagi. "Ada sekitar enam sampai tujuh tulisan saya yang dimanipulasi. Saya bisa mendapatkan buktinya yang ini, dan semua peneliti di LIPI yang tahu jelas itu karya siapa," tegas Prof Ratag yang didampingi kuasa hukumnya Jemmy Mokolensang SH, Zen Smith SH, Jellij Dondokambey SH, dan Kania Dewi SH.

JAKARTA - Guru besar luar biasa Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Dr Mezk Arnold Ratag meminta keadilan. Karya ilmiah yang dibuatnya berjudul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News