Habib Umar Vs Anggota Satpol PP: Itulah Potret Masyarakat Terkini, Frustrasi

Habib Umar Vs Anggota Satpol PP: Itulah Potret Masyarakat Terkini, Frustrasi
Anggota Komisi III DPR Didik Mukrianto. Foto: Ricardo/JPNN.com

Diakui Didik, melayani masyarakat memang tidak mudah, mengayomi masyarakat tidak gampang, tetapi itu memang tugas pejabat negara dan pemerintah.

Untuk itu pihaknya meminta pemerintah membuat aturan yang tegas, utuh dan terintegrasi yang bersumber dari aspirasi masyarakat. Jangan pernah membuat kebijakan tanpa melibatkan masyarakat, karena suara pemerintah itu hakekatnya harusnya refleksi suara rakyat.

Kemudian, pemerintah harus melakukan sosialisasi yang baik dan utuh. Pastikan semua lapisan masyarakat mengetahui dan memahami. Terus tingkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib hukum dan aturan.

Selain itu, pastikan aparat penegak hukum dan aparat negara yang bertugas menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat, pengayom masyarakat. Sabar, profesional dan proporsional.

"Jangan sampai sebaliknya, petugasnya emosional, tindakannya provokatif, pendekatannya dengan cara kasar," ucap ketua Departemen Hukum dan HAM DPP Demokrat ini.

Yang tidak kalah penting lagi, tambah Didik, para pemimpin bangsa termasuk Presiden Joko Widodo harus memberikan teladan yang baik kepada masyarakat. Harus menjadi sosok pemimpin yang bijak, tegas, dan mumpuni dalam memimpin.

"Karena perilaku publik sangat dipengaruhi dan ditentukan oleh perilaku pemimpinnya. Kalau rakyat sudah tidak percaya pemimpin, bisa dipastikan arah pengelolaan negara ini sudah mendekati bahaya," tandasnya. (fat/jpnn)

Didik menilai pemerintah harus cepat tanggap terhadap situasi terkini, seperti insiden antara Habib Umar dengan anggota Satpol PP.


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News