IHSG Efek Fluktuasi Regional

IHSG Efek Fluktuasi Regional
IHSG Efek Fluktuasi Regional
Indeks dalam pengamatan Jeff Tan bergerak di kisaran support 3919 dan resistence 3963. Saham-saham yang kemungkinan besar menguat antara lain Bank Mandiri (BMRI), Gudang Garam (GGRM), BISI dan, MNCN.

Menutup perdagangan, Kamis (7/7), indeks menanjak 30,517 poin (0,78 persen) ke level 3.939,473. Sementara Indeks LQ45 menguat 3,927 poin (0,56 persen) ke level 696,514. Investor asing kembali melakukan pembelian bersih (foreign nett buy) senilai Rp 240,677 miliar di pasar reguler setelah kemarin melakukan jual bersih tipis. Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 112.398 kali pada volume 4,169 miliar lembar saham senilai Rp 7,371 triliun. Sebanyak 156 saham naik, 75 saham turun, dan 98 saham stagnan.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional: Indeks Komposit Shanghai melemah 16,21 poin (0,58 persen) ke level 2.794,27. Indeks Hang Seng naik tipis 12,63 poin (0,06 persen) ke level 22.530,18. Indeks Nikkei 225 turun tipis 11,34 poin (0,11 persen) ke level 10.071,14. Indeks Straits Times naik 11,50 poin (0,37 persen) ke level 3.126,21. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.200 ke Rp 49.250, Astra Internasional (ASII) naik Rp 750 ke Rp 65.850, Indospring (INDS) naik Rp 550 ke Rp 6.450, dan Indomobil (IMAS) naik Rp 450 ke Rp 9.150. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 1.100 ke Rp 125.900, Mandom (TCID) turun Rp 200 ke Rp 9.000, Multi Prima (LPIN) turun Rp 175 ke Rp 3.025, dan Lion Metal (LION) turun Rp 150 ke Rp 5.400. (far)

JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) sukses ke luar dari tekanan. Situasi itu terjadi setelah saham berbasis konsumer dan infrastruktur berbalik


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News