Rabu, 21 Februari 2018 – 10:15 WIB

Jawa Barat Siap Sergap 7.000 Ton Gabah Setiap Hari

Rabu, 14 Februari 2018 – 21:38 WIB
Jawa Barat Siap Sergap 7.000 Ton Gabah Setiap Hari - JPNN.COM

jpnn.com, BANDUNG - Puncak panen raya padi di Provinsi Jawa Barat akan berlangsung mulai Februari hingga April 2018.

Produksi gabah pada Februari 2018 mencapai 1,27 juta ton dari luas panen 230.835 hektar.

Adapun target Sergap hariannya sebanyak 7.000 ton GKP dengan harga beli berkisar Rp 4.200 per kg di lapangan.

“Target ini pasti bisa dicapai karena rata-rata panen di Jawa Barat tiap harinya mencapai 200 ribu hektar. Apalagi dengan mekanisme Sergab yang baru ini, di mana mitra Bulog kini pihak TNI dan BRI bukan lagi swasta. TNI turun beli langsung gabah ke petani dengan harga yang fleksibel,” ujar Kepala Dinas Pertanian Jawa Barat, Hendi Jatnika dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Serap Gabah Petani (Sergap) yang diselenggarakan Kodam III/Siliwangi di Bandung, Rabu (14/2).

Hadir pada Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Sumardjo Gatot Irianto, Wakil Aster Kasad, Brigjen TNI Dudung Abdurachman, Kasdam III/Siliwangi, Brigjen TNI Yosua Pandit Sembiring, Kepala Divisi Regional Bulog Jawa Barat, Mamat, pihak BRI, para Dandim dan kepala dinas pertanian se Jawa Barat.

Dirjen Tanaman Pangan, Sumardjo Gatot Irianto menekankan agar Sergap di Jawa Barat sesuai target. Caranya yakni pertama, dinas pertanian agar menginformasikan posisi combine harvester, dryer atau penggilingan kepada Dandim.

Kedua, Dandim harus memastikan data terkait peta daerah panen khususnya harga di bawah Rp 4.200 per kg. Selanjutnya alat mesin Pengering atau penggilingan, combine harvester bantuan Kementan diorganisir menjadi brigade panen.

“Para Dandim pun harus mendata ketersediaan gudang gudang di semua kabupaten,” kata Gatot.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar