JPNN.com

Jenderal Andika Pastikan Menghadiri Kegiatan Ini

Rabu, 08 April 2020 – 23:57 WIB Jenderal Andika Pastikan Menghadiri Kegiatan Ini - JPNN.com
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Depinas SOKSI bersilaturahmi dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI AD Andhika Perkasa di Mabes AD Selasa (7/4/2020).  Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, yang juga Wakil Ketua Umum SOKSI mendukung penuh penguatan masyarakat sipil melalui program bela negara dan pendidikan semi militer sejenis untuk meningkatkan nasionalisme dan kedisplinan warga negara yang menjadi wujud akulturasi TNI AD pasca dwifungsi ABRI ditiadakan.

Kasus pandemik Virus Corona (Covid 19) yang melanda, bukan saja Indonesia tetapi juga hampir seluruh negara di Dunia, merupakan momentum untuk memperkuat fungsi masyarakat sipil dalam sinergitas bersama TNI sebagai fungsi Pertahanan Keamanan negara.

Organisasi kemasyarakatan (Ormas) memiliki posisi strategis sebagai aktor pembangunan, bukan hanya dapat berfungsi dan difungsikan dalam menyukseskan program-program pemerintah, lebih jauh perannya termasuk dalam hal rekruitmen kader dan pemimpin bangsa.

Untuk itu, perlu kerjasama dan daya dukung pemerintah secara sungguh-sungguh terhadap ormas-ormas yang ada agar dalam fungsi dan perannya sesuai tujuan bernegara dan selaras dengan harapan masyarakat dengan tetap berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

“Lebih dari 400.000 Ormas yang resmi terdaftar di Indonesia, dengan ciri dan karakteristik masing-masing sesuai kesamaan prinsip dan kepentingan, yang tersebar di dalam dan luar negeri, baik di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota, rugi dan bahkan bisa berpotensi berbahaya jika tidak diberdayakan oleh negara secara optimal,” ujar Bambang Soesatyo usai bersama Depinas SOKSI bersilaturahmi dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI AD Andhika Perkasa di Mabes AD Selasa (7/4/2020).

Wakil Ketua Umum SOKSI bersama rombongan Depinas SOKSI yang hadir menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kesigapan TNI AD dalam mengatasi situasi darurat Corona yang tidak mudah, termasuk kesiagaan dalam fungsi kesehatan, diantaranya mengoptimalkan Rumah-Rumah Sakit milik Angkatan Darat dengan segala fasilitasnya yang memadai dan alat-alat mutakhir, termasuk mengirimkan tenaga-tenaga medis yang kompeten dan siap 24 jam.

Doktrin SOKSI manunggal Tri Ubaya Cakti TNI AD, yang menjadi landasan lahir dan tumbuhkembang SOKSI sebagai Ormas andalan di masyarakat sejak tahun 1964, dengan sejarah panjang perjuangan bersama TNI AD, bergerak bersama dalam Tiga tekad sakti, yakni dalam hal: Keamanan nasional, Kekaryaan dan Pembangunan.

SOKSI dan Angkatan Darat adalah ibarat dua tubuh satu hati dalam bersama-sama mengawal tegaknya NKRI, menjauhkan Pancasila dari rongrongan Komunisme dan azaz-azaz yang bertentangan dengan empat konsensus bangsa Indonesia, tegas Bamsoet.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...