Jenderal Andika: Tenaga Medis TNI AD akan Mendukung Kemenkes dalam Vaksinasi Covid-19

Jenderal Andika: Tenaga Medis TNI AD akan Mendukung Kemenkes dalam Vaksinasi Covid-19
Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin di Markas Besar TNI Angkatan Darat. (ANTARA/HO-TNI AD)

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersilaturahmi dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dan jajaran di Markas Besar TNI AD (Mabesad), Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Menkes Budi dan Jenderal Andika Perkasa membahas berbagai persoalan. Salah satunya masalah kelanjutan vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

Jenderal Andika Perkasa menyatakan bahwa tenaga kesehatan TNI AD akan mendukung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam program vaksinasi Covid-19.

“Tenaga medis TNI Angkatan Darat akan mendukung Kementerian Kesehatan dalam membantu kegiatan vaksinasi Covid-19,” kata Jenderal TNI Andika Perkasa dalam siaran pers TNI AD yang diterima di Jakarta, Selasa (4/5).

Menkes Budi dalam silaturahmi itu mengatakan bahwa Kemenkes membutuhkan bantuan Jenderal Andika. Dia berharap personel dari Kesatuan Kesehatan TNI AD dapat membantu memberikan suntikan vaksin Covid-19 dalam program vaksinasi.

“Saya butuh bantuan TNI untuk memberikan suntikan vaksin Covid-19, supaya nanti kalau semua anggota TNI sudah disuntik, personel TNI dapat membantu kegiatan vaksinasi Covid-19," ujar menteri yang karib disapa BGS itu.

Dalam pertemuan tersebut, Budi juga sempat menjawab beberapa pertanyaan Jenderal Andika Perkasa. Salah satu pertanyaan Jenderal Andika ialah mengenai kelanjutan vaksinasi Covid-19 bagi purnawirawan TNI AD.

Budi menjelaskan bahwa soal ketersediaan stok vaksin saat ini. Dia menyebut akan memprioritaskan pemberian vaksin bagi purnawirawan apabila vaksin Covid-19 telah tersedia kembali. (antara/jpnn)

Menkes Budi Gunadi Sadikin meminta bantuan KSAD Jenderal Andika Perkasa agar personel Satuan Kesehatan TNI AD dapat memberikan suntikan vaksin Covid-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News