Jessica: Kenyataan Hidup Saya Mengerikan

Jessica: Kenyataan Hidup Saya Mengerikan
Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso menjalani sidang pembacaan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (12/10). Foto: Ricardo/JPNN.com

Bahkan, saat di rumahnya terjadi perselisihan paham antara polisi dengan keluarganya. Jessica pun harus tampil di media dan dicemooh. 

Bahkan, saat ditangkap di hotel, Jessica mengaku dituduh akan melarikan diri. Padahal, ia mengaku harus berada di hotel untuk menenangkan diri. 

"Saya menenangkan diri karena di rumah tidak mendapatkannya. Membeli makanan pun sulit," kata dia. 

Saat hari penangkapan itu, kata Jessica, tekanan dari kepolisian semakin kuat. Menurut Jess, polisi memaksanya mengaku membunuh Mirna dengan alasan sudah terlihat di rekaman CCTV. 

"Siapa pun dan  apa pun tidak bisa membuat saya mengakui perbuatan yang tidak  pernah saya lakukan," tegas Jessica.

Selama membacakan pledoi, Jessica terlihat emosional. Suaranya parau. Dia menangis tersedu-sedu. Bahkan, beberapa kali harus berhenti karena tidak bisa menahan tangis. (boy/jpnn) 


JAKARTA -- Jessica Kumala Wongso merasa diperlakukan seperti sampah setelah dituduh membunuh Wayan Mirna Salihin, yang tak lain sahabatnya sendiri. 


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News