JPNN.com

Jokowi Didorong Perbanyak Ambil Putra Daerah Masuk ke Jajaran Kabinet Barunya

Sabtu, 21 September 2019 – 23:22 WIB Jokowi Didorong Perbanyak Ambil Putra Daerah Masuk ke Jajaran Kabinet Barunya - JPNN.com
Presiden Jokowi saat jumpa pers di Istana Merdeka. Foto: M Fathra Nazrul Islam/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Tokoh Sulawesi Selatan, yang juga Anggota DPD periode 2014-2019, Abdul Aziz Kahar mendorong agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat lebih banyak putra daerah masuk dalam jajaran kabinet barunya.

Hal tersebut sejalan dengan janji kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin terkait pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia. Isu pemerataan sendiri sudah dilakukan Jokowi di periode pertama dengan membangun banyak infrastruktur, terutama di wilayah timur Indonesia.

"Kita butuh banyak pejabat yang punya komitmen kebangsaan yang tinggi dan nasionalis tulen,” katanya.

Kehadiran tokoh Indonesia Timur di susunan kabinet, kata Abdul Aziz, menjadi sangat penting karena pembangunan dan keadilan yang merata sangat dibutuhkan Indonesia. Keberadaan mereka diperlukan untuk mempercepat proses pemerataan pembangunan.

Sebagai sesama putra Sulsel, Abdul Aziz Kahar juga menilai, salah satu keturunan atau cucu Jenderal TNI Andi Muhammad Jusuf Amir atau lebih dikenal dengan nama Jenderal M. Jusuf - Menteri Pertahanan dan Keamanan era Pak Harto, Syarifudin Tippe merupakan sosok yang tepat untuk menduduki kursi menteri pertahanan pada Kabinet Jokowi jilid 2.

Selain karena putra daerah, Abdul Aziz juga menilai kemampuan Tippe meredam konflik di Aceh saat masih menjabat sebagai Pangdam Iskandar Muda Aceh sebagai pertimbangan dirinya menyarankan pendiri Universitas Pertanahan (Unhan) itu sebagai Menhan di Kabinet Kerja Jilid II.

"Selain ada garis keturunan Jenderal M. Jusuf, Syarifudin Tippe mampu menekan dan perlahan-lahan menghilangkan akar konflik di Aceh, dan beliau juga termasuk salah satu juru runding yang handal di Finlandia, bersama dengan rombongan Wapres Jusuf Kalla dan Menkumham, Hamid Awaludin saat itu, Syarifuddin Tippe bukan saja sosok pemikir, namun juga juru runding dan negosiator yang hebat, saya kira pantas kalau didapuk sebagai Menhan,” kata putra Kahar Muzakkar itu..

Seperti diketahui, Syarifudin Tippe lahir di Sinjai Sulawesi Selatan, ia merupakan keturunan bangsawan bergelar Andi namun gelar tersebut tidak disematkan di namanya sampai saat ini. Dia mengikuti jejak kakeknya Jenderal TNI Andi Muhammad Jusuf Amir atau yang lebih dikenal dengan nama Jenderal M. Jusuf. (mg8/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...