Kapolri Janji Aksi Sweeping Tak Ditoleransi

Kapolri Janji Aksi Sweeping Tak Ditoleransi
Kapolri Janji Aksi Sweeping Tak Ditoleransi
Karenanya, tambah Rumadi, sebagai jaminan bahwa aksi sweeping tidak akan ditoleransi maka Kapolri berjanji akan bertindak tegas terhadap anak buahnya yang terbukti melakukan pembiaran terhadap tindak kekerasan. "Beliau (Kapolri) menjamin bahwa kalau ada Kapolres yang tidak bertindak tegas bila terjadi kekerasan, maka Kapolres itu bisa dicopot," imbuh Rumadi.

Pertemuan itu sendiri juga membahas sejumlah isu kekerasan  yang terjadi baru-baru ini, seperti penganiayaan terhadap paktivis Indonesian Coruption Watch (ICW) Tama S Langkun serta pelemparan bom molotov ke kantor Tempo.

Koordinator KontraS, Usman Hamid yang juga hadir pada pertemuan dengan Kapolri itu menambahkan, tindakan kekerasan terhadap  Tama maupun Tempo jelas merupakan perbuatan yang yang tidak mengindahkan norma-norma hukum maupun keharmonisan dalam kehidupan. "Tindakan-tindakan sepihak itu mengancam sendi-sendi kehidupan bersama kita yang majemuk," tambah Usman Hami.(zul/jpnn)

JAKARTA — Kapolri Jenderal (pol) Bambang Hendarso Danuri memberi garansi bahwa di hari-hari menjelang bulan Ramadhan ini, tidak akan membiarkan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News