Kastorius Desak Pendukung Jokowi Hentikan Boikot Bukalapak

Kastorius Desak Pendukung Jokowi Hentikan Boikot Bukalapak
Kastorius Sinaga. Foto: Dokpri for JPNN.com

Terlebih lagi, CEO Bukalapak Achmad Zaky juga sudah meminta maaf secara terbuka atas salah kata dalam cuitannya.

Karenanya, Kastorius meminta masyarakat dan pendukunga Jokowi pada khususnya untuk menghentikan serangan dan berbalik ke posisi semula bahwa Bukalapak adalah salah satu aset potensial made-in Indonesia yang harus dijaga demi memenangkan kompetisi global di bidang industri teknologi informasi.

“Harus dipahami bahwa politik itu memang keras namun juga harus tepat sasaran dan terukur di dalam mereaksi sikap yang muncul di masyarakat sehingga dapat meminimalisasi “collateral damage” yang dapat ditimbulkannya,” tandas Kastorius yang juga Penasehat Ahli Kapolri (2005-2017) itu.

“Achmad Zaki di mata saya adalah salah satu sosok inovatif panutan generasi milenial yang terbukti berhasil berkontribusi dalam pembangunan industri teknologi informasi lewat platform Bukalapak,” ujar Kastorius.

Dari awal hingga menjadi sebuah flagship yang diperhitungkan “Bukalapak” pasti menghadapi tekanan kompetisi dari kalangan bisnis serupa khususnya dari luar negeri.

“Kematian Bukalapak akibat serangan politik dalam negeri yang trengginas bisa saja tidak menghasilkan apa-apa namun menjadi keberuntungan “lapak asing” untuk semakin agresif mendominasi pasar e-commerce dalam negeri,” ungkap Kastorius.

Dalam kaitan ini, sangat bijak bila masyarakat Indonesia dan khususnya pendukung Jokowi secara tulus memberi tempat bagi Sdr. Achmad Zaky untuk memperbaiki kesalahannya dan melanjutkan karyanya dalam mengembangkan platform Bukalapak ke titik perkembangan maksimalnya,” tutup Kastorius.(fri/jpnn)


Menurut Kastorius, kematian Bukalapak akibat serangan politik dalam negeri yang trengginas bisa saja tidak menghasilkan apa-apa namun menjadi keberuntungan “lapak asing” untuk semakin agresif mendominasi pasar e-commerce dalam negeri.


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News