Ke Surabaya, Dubes Jerman Puji Desentralisasi

Ke Surabaya, Dubes Jerman Puji Desentralisasi
Ke Surabaya, Dubes Jerman Puji Desentralisasi
Dengan berkunjung ke Surabaya, Baas mengharapkan bisa meningkatkan hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah. Dia menyebutkan, langkah tersebut sebagai upaya menyelami strategi regional Indonesia. Apalagi, Surabaya punya potensi ekonomi dan budaya yang tinggi di tanah air.

Dalam kesempatan itu, pria kelahiran Hamburg tersebut menyatakan bahwa hubungan Indonesia dengan Jerman punya potensi untuk ditingkatkan. Baas yakin, kerja sama di antara dua negara yang selama ini bertumpu kepada ekonomi dan budaya bisa dikembangkan pada sektor pendidikan.    

Baas menilai, Indonesia sebagai salah satu anggota terpenting ASEAN dan mitra ekonomi yang potensial bagi Jerman. "(Perekonomian) Indonesia sangat menjanjikan. Dengan posisinya saat ini, Indonesia menjadi penting tidak saja untuk Asia Tenggara, tetapi juga dunia. Kami berharap, Indonesia bisa mencatat prestasi sama dengan India dan Tiongkok di bidang ekonomi," tuturnya.

Baas menegaskan komitmen pemerintah Jerman mempererat hubungan dengan Indonesia. Terutama, sejak kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke negeri yang dipimpin Kanselir Angela Merkel tersebut tahun lalu. Ayah dua putri itu menilai, kunjungan SBY sebagai momentum yang tepat untuk meningkatkan kerja sama dua negara. Jerman berharap, hubungan dua negara bisa harmonis seperti yang terjalin antara Indonesia dan Tiongkok.    

SURABAYA - Posisi Jawa Timur dan Surabaya pada khususnya kian penting di mata asing. Hal itu terbukti dari kunjungan tiga duta besar negara-negara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News