Keluarga Suami tak Merestui, Ibu Marliyah Terpaksa Bawa Bayinya Pergi

Keluarga Suami tak Merestui, Ibu Marliyah Terpaksa Bawa Bayinya Pergi
DIRAWAT: Kapolsek Terbanggibesar, Lampung Tengah, Kompol Saifullah saat menemani ibu dan bayinya yang telantar di rumah sakit. FOTO ISTIMEWA FOR RADAR LAMPUNG/jpg

jpnn.com, LAMPUNG - Seorang ibu rumah tangga di dusun Gedungjaya, Kecamatan Negeriagung, Waykanan, Lampung, Marliyah, 26, bersama bayinya yang baru berumur tujuh hari pergi meninggalkan rumah.

Wanita muda itu akhirnya telantar di Bandarjaya, Lampung Tengah, dan ditolong polisi setempat, Senin (1/5) sekitar pukul 08.00 WIB.

Menurut Kapolsek Terbanggibesar Kompol Saifullah, wanita muda yang membawa bayinya datang ke mapolsek diantar agen kendaraan yang membawakan dua koper berisi pakaian.

’’Setelah dilihat, bayinya cukup memprihatinkan. Lahir dengan usia tujuh bulan kandungan dengan berat badan satu kilogram,” katanya.

Merasa prihatin dengan niat menolong sesama, kata Saifullah, dia berinisiatif membawa bayi itu ke Rumah Sakit Islam (RSI) Bandarjaya agar mendapatkan perawatan medis. Namun karena peralatannya kurang memadai, dirujuk ke Rumah Sakit Ibu-Anak Puri Adhyia Paramitha.

’’Sekarang sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Demang Sepulau Raya,” ungkapnya.

Menurut keterangan Marliyah, kata Saifullah, tidak ada tujuan hingga sampai di Bandarjaya. ”Keduanya pergi dari rumah karena keluarga suaminya tidak merestui hubungan mereka,” ungkapnya.

Sementara, Marliyah mengatakan, Dia hanya menikah siri.

Seorang ibu rumah tangga di dusun Gedungjaya, Kecamatan Negeriagung, Waykanan, Lampung, Marliyah, 26, bersama bayinya yang baru berumur tujuh hari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News