Kemenaker Apresiasi Bantuan 10 Ribu Paket Hygiene Sampoerna untuk Pekerja Migran

Kemenaker Apresiasi Bantuan 10 Ribu Paket Hygiene Sampoerna untuk Pekerja Migran
Kepala Urusan Eksternal Sampoerna Ishak Danuningrat (tengah), Kepala Hubungan Karyawan dan Industri Sampoerna, Matheus Sekardianto (kanan), Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri Kemnaker Indah Anggoro Putri. Foto: dok pri

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan memberikan apresiasi terhadap upaya PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) yang memberikan perhatian kepada para mantan pekerja migran Indonesia yang turut terkena imbas akibat pandemi COVID-19.

Perhatian tersebut berupa penyaluran bantuan berupa 10.000 paket hygiene yang terdiri dari 20.000 masker non medis, 10.000 botol hand sanitizer, dan 10.000 kantong serut buatan para pelaku UMKM binaan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) dan BEDO.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Biro Kerjasama Luar Negeri Kemnaker.

"Bantuan ini sangat membantu terutama pekerja migran saat tiba di tanah air dan pulang ke rumahnya. Sejumlah perusahaan juga turut membantu kita dan bantuan juga datang dari ILO (International Labour Organization)," kata Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri Kemnaker Indah Anggoro Putri, Rabu (27/5).

Indah mengatakan, para mantan pekerja migran merupakan kelompok yang turut terdampak pandemi Corona (COVID-19). Sampai saat ini sekitar 70.000 pekerja migran yang harus kembali ke tanah air.

Menurutnya, gelombang kepulangan pekerja migran masih akan berlanjut. Diperkirakan angkanya bisa menembus 80.000 pekerja migran hingga akhir tahun ini.

Selain mantan pekerja migran, bantuan juga akan disalurkan kepada kelompok terdampak COVID-19 lainnya, yaitu pekerja industri rumahan dan pekerja sektor informal.

Sementara itu, Direktur Sampoerna, Elvira Lianita, mengatakan, inisiatif ini merupakan bentuk peran aktif Sampoerna dalam mendukung pemerintah menangani pandemi COVID-19.

Kementerian Ketenagakerjaan memberikan apresiasi terhadap upaya PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) yang memberikan perhatian kepada para mantan pekerja migran Indonesia yang turut terkena imbas akibat pandemi COVID-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News