Kementan Ungkap Penyebab Naiknya Harga Telur Ayam Ras

Kementan Ungkap Penyebab Naiknya Harga Telur Ayam Ras
Harga telur naik. Ilustrasi Foto: ANGGI PRADITHA/KALTIM POST

"Karena dua program itu, pasokan telur dari sentra produksi telur seperti dari peternak Blitar ke Jabodetabek yang semula satu rit, saat ini bisa 3-4 rit, ini baru dari satu peternak," ujar I Ketut.

Lalu faktor lainnya karena daging yang membaik saat lebaran. Baiknya harga ini membuat banyak peternak melakukan afkir dini terhadap ayam petelur, yang nantinya daging tersebut akan dijual.

Kemudian, munculnya penyakit koksi juga berpengaruh signifikan pada penurunan produksi. Permintaan ayam dan telur ras juga meningkat karena adanya acara pesta dan liburan panjang.

Menurut Ketut, sebagai langkah lanjutan, pemerintah akan segera melakukan penghitungan ulang prognosa kebutuhan telur dan ayam ras dan mengkaji kembali harga acuan telur dan ayam ras tingkat produsen dan konsumen, dengan berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan.(mg1/jpnn)


Produksi telur Juni 2018 sebanyak 153.450 ton dan kebutuhan telur pada Juni sebanyak 151.166 ton. Sehingga, terdapat surplus telur pada Juni sebanyak 2.284 ton.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News