JPNN.com

Ketika Sayap Pemuda Gerindra Bertemu Menpora Malaysia

Rabu, 01 Agustus 2018 – 19:36 WIB Ketika Sayap Pemuda Gerindra Bertemu Menpora Malaysia - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pekan lalu, delegasi Tunas Indonesia Raya (TIDAR) bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Syed Saddiq di Putrajaya. Kunjungan rombongan sayap partai Gerindra tersebut dalam rangka belajar mengenai bagaimana Malaysia dapat menggerakkan perekonomian melalui event olahraga kelas dunia seperti MotoGP.

“Tahun ini Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games, ajang olahraga terbesar di Asia. Kita harus bisa memanfaatkan momentum ini sebagai salah satu sumber penciptaan lapangan kerja dan menggairahkan kembali perekonomian di Indonesia," kata Kepala Departemen Kajian Kerjasama Internasional Partai Gerindra, Raditya Pratama dalam siaran persnya, Rabu (1/8).

Menurutnya, menteri termuda dalam sejarah Malaysia itu juga berbicara tentang pentingnya peran anak muda dalam dunia perpolitikan. Syed Saddiq berbagi pengalamannya terjun ke kancah politik dalam usia yang masih sangat muda.

Raditya mengatakan, perjalanan karier Syed Saddiq menuju posisi menteri ini sangat tidak mudah. Beliau sempat kehilangan pekerjaannya karena terlalu lantang mengkritik kerajaan.

“Kisah Syed Saddiq sangat inspiratif. Untuk itu kami sebagai pengurus TIDAR akan terus mengajak anak-anak muda Indonesia untuk ikut serta dalam politik, dan jangan takut untuk menyuarakan kebenaran. Kalau orang-orang baik memilih untuk diam, maka nantinya yang berkuasa ialah orang-orang jahat," kata Raditya.

Di tempat yang berbeda, mereka juga bertemu dengan Menteri Perumahan dan Kerajaan Tempatan Datuk Zuraida Kamaruddin. Dalam agenda tersebut, Datuk Zuraida memaparkan bagaimana Malaysia menghadirkan perumahan yang terjangkau untuk rakyat kecil.

“Ini penting, karena salah satu visi Partai Gerindra dan Pak Prabowo Subianto adalah bagaimana bisa menghadirkan biaya hidup yang terjangkau untuk masyarakat, apalagi di tengah masih tingginya angka kemiskinan dan ekonomi yang kian melemah.” kata Raditya. (dil/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...