Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kepri: Kami Dihadapkan dengan Persoalan Dilematis

Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kepri: Kami Dihadapkan dengan Persoalan Dilematis
Ilustrasi - Simulasi penanganan pasien terinfeksi virus corona. Foto : Antara /Sumarwoto

Selain itu, lanjutnya surat terbuka yang beredar di media sosial itu juga untuk menggugah hati masyarakat agar tidak lagi keluar rumah, dan tidak berkumpul/keluyuran.

Selagi masyarakat keluar rumah, rantai penularan virus ini akan semakin panjang. Kondisi ini, tentunya akan menyulitkan tim medis dan pemerintah untuk memutus rantai penularan COVID-19.

Semakin banyak pasien, kata dia semakin sulit dokter dan paramedis menanganinya karena keterbatasan SDM, alat, ruang isolasi dan APD.

"Ayolah, bersama-sama kita selesaikan permasalahan serius ini. Sayangi diri kita, sayangi keluarga dan sayangi teman dan saudara-saudara kita. Di rumah saja, lebi baik," tegasnya. (antara/jpnn)

Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kepri Rusdani mengatakan, tidak mungkin dokter dan paramedis merawat pasien virus corona COVID-19 tanpa APD.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News