Kiai Muda Jatim Gelar Praktik Olah Ikan Untuk Tingkatkan Penghasilan Warga

Kiai Muda Jatim Gelar Praktik Olah Ikan Untuk Tingkatkan Penghasilan Warga
Kegiatan pelatihan pengolahan otak-otak ikan bandeng dari Kiai Muda Jatim. Dok sukarelawan Ganjar.

jpnn.com, MOJOKERTO - Dalam rangka meningkatkan penghasilan warga dari potensi perikanan daerah, sukarelawan Kiai Muda Jawa Timur menggelar pelatihan pemanfaatan hasil perikanan di Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokoerto, Jumat (16/6).

Kiai Muda Jatim yang merupakan barisan pendukung Ganjar Pranowo itu, mengadakan pelatihan praktik pembuatan olahan otak-otak dari ikan bandeng kepada ibu-ibu di Desa Banjaragung.

Koordinator Wilayah Kiai Muda Jawa Timur Gus Ali Baidlowi mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan potensi perikanan Sungai Brantas yang melintasi Kabupaten Mojokerto.

"Kami membuat workshop pada masyarakat Mojokerto, bagaimana mereka memanfaatkan ikan air tawar dari budi daya," ujar Gus Ali dalam siaran persnya.

Gus Ali menambahkan pihaknya mendorong warga desa untuk memiliki penghasilan tambahan melalui pelatihan pembuatan olahan ikan air tawar, khususnya ikan bandeng untuk menjadi produk jualan.

Dia mencontohkan otak-otak ikan bandeng yang berpotensi untuk menjadi produk kebanggaan warga desa.

Dengan adanya pelatihan pembuatan olahan itu, diharapkan masyarakat juga dapat berkontribusi untuk memberikan pemasukan daerah.

"Bagaimana mereka membuat nilai tambah dari hasil tambah dari hasil perikanan air tawar, menjadi sebuah olahan. Kebetulan mereka menginginkan adanya pelatihan atau pemanfaatan untuk menjadi olahan bernilai tinggi," ujar Gus Ali.

Sukarelawan Kiai Muda Jatim mengadakan pelatikan pengolahan ikan bandeng menjadi otak-otak bagi warga Mojokerto.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News