Kiev Terkepung

Oleh: Dahlan Iskan

Kiev Terkepung
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

Syukurlah, ia masih bisa tertawa. Berarti saya bisa ikut gembira.

Baca Juga:

Warga Indonesia di Ukraina selamat semua. Tidak banyak. Hanya sekitar 100 orang. Yang 70-an sudah kumpul di Kedutaan Besar RI di Kiev.

Saat saya lagi bicara, ia memutuskan pembicaraan: "nah, itu, terdengar lagi suara dentuman," katanya.

"Seberapa dekat suara itu?" tanya saya.

"Agak jauh, tetapi  suaranya menggelegar bulat. Agak nge-bass. Pertanda yang meledak cukup besar," katanya. Ini pukul 17.30 WIB kemarin sore.

Sejak pagi suara seperti itu terdengar beberapa kali. "Lebih lima kali," katanya. Ada yang terasa agak dekat, ada juga yang terasa sangat jauh.

"Dibanding Kamis kemarin ledakan hari ini tambah banyak atau berkurang?" tanya saya.
"Hari ini lebih banyak. Bunyi sirine juga lebih banyak," katanya.

Seperti juga ledakan, bunyi sirine itu ada yang di kejauhan ada juga di posisi yang lebih dekat.

Sudah dua hari serangan dilakukan Rusia ke sasaran militer Ukraina. Tinggal mengepung ibu kota Kiev. Lalu menangkap Presiden Ukraina.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News