Kisah Spiritual: Abu Nawas dan Ceramah Abdul Somad

Oleh: Prof Mohammad Adnan Latief MA PhD

Kisah Spiritual: Abu Nawas dan Ceramah Abdul Somad
Prof Mohammad Adnan Latief MA PhD

Maka, dalam bulan Ramadan ini, saya harus ber-Ihtisaban. Saya harus menyadarkan diri bahwa saya pasti sudah banyak melakukan maksiat. Mata saya pasti sudah banyak melihat maupun membaca hal-hal yang kurang bermanfaat. Yakni, apa yang mengotori hati saya.

Telinga saya pasti sudah sering mendengarkan hal-hal yang tidak bermanfaat sehingga mengotori hati saya. Lidah saya pasti sudah sering saya pergunakan untuk berbicara yang tidak bermanfaat, atau berbicara yang membuat orang lain tidak berkenan di hati.

Hati saya pasti sudah banyak menyimpan sampah berupa kesombongan, merasa lebih hebat dari orang lain, dendam atau sakit hati pada orang lain. Atau bahkan merasa rendah diri (minder) pada orang lain.

Pada kesempatan Ramadan inilah, saya harus bersih hati dan membuat komitmen untuk tidak lagi mengotori hati. Karena hanya dengan cara itulah, Allah akan mengampuni dosa-dosa saya selama ini. Dosa tidak akan diampuni Allah kalau kita tidak menyadari kesalahan kita. Semoga Allah menjadikan kita lebih muttaqiin dalam bulan Ramadan ini.

Prof Mohammad Adnan Latief MA PhD
Guru besar Universitas Negeri Malang (UM)

 


Kisah spiritual kali ini berasal dari Prof Mohammad Adnan Latief MA PhD, Guru besar Universitas Negeri Malang (UM).


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News