JPNN.com

Kritik Pengamat Tata Kota untuk JPO Tanpa Atap Karya Gubernur Anies Baswedan

Kamis, 07 November 2019 – 18:44 WIB Kritik Pengamat Tata Kota untuk JPO Tanpa Atap Karya Gubernur Anies Baswedan - JPNN.com
JPO Sudirman yang sudah dibuka bagian atapnya, Rabu (6/11/2019). (ANTARA/Livia Kristianti)

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat tata kota dari Univeristas Trisakti Nirwono Joga mengkritik kebijakan Pemprov DKI mencopot atap jembatan penyeberangan orang (JPO) Sudirman. Menurut dia, inovasi Gubernur Anies Baswedan itu tidak logis dan mengalihkan dari fungsi utama JPO.

Menurut Nirwono, fungsi JPO sudah seharusnya memfasilitasi pejalan kaki agar nyaman, bukan tempat menikmati pemandangan atau berswafoto. Karena itu, atap menjadi sangat penting untuk melindungi pejalan kaki.

"Sebaiknya JPO itu ada atapnya untuk menyesuaikan musim dan cuaca di Jakarta, sebentar lagi sudah masuk musim hujan, apa akan ada yang mau menyeberang Dengan JPO terbuka tersebut?" kata Nirwono, Kamis (7/11).

Nirwono mengapresiasi niat baik Pemprov DKI Jakarta mempercantik JPO Sudirman. Namun, dia menilai pihak pemda punya PR lebih besar terkait JPO.

Dia menyarankan Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk melakukan verifikasi terkait jumlah dan kondisi JPO yang ada di Jakarta. Setelah itu, menggunakan anggaran untuk memperbaiki JPO lainnya yang sudah tidak kokoh.

"Dengan keterbatasan anggaran DPRD merevitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang masih layak pakai untuk dipercantik. Lebih baik diutamakan dana anggaran yang terbatas itu digunakan untuk memperbaiki JPO yang masuk kategori merah (rusak) dulu, demi keselamatan pejalan kaki lainnya," pungkas Nirwono.

Sebelumnya, pada Selasa (5/11) Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga mencopot atap JPO yang berlokasi di Jendral Sudirman. Pencopotan itu dilakukan karena pemprov akan menata ulang JPO yang tampak kusam itu dengan penataan yang mengedepankan estetika. (ant/dil/jpnn)

Sumber Antara

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...