Legislator Minta Pemda Mampu Ciptakan Sumber Pendapatan Baru untuk Pembangunan Daerah

Legislator Minta Pemda Mampu Ciptakan Sumber Pendapatan Baru untuk Pembangunan Daerah
Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin meminta pemerintah daerah dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan sumber pendapatan baru. (ANTARA FOTO/ Reno Esnir/wsj/aa)

"Saya sempatkan diri bersama rekan-rekan meninjau langsung destinasi wisata peninggalan sejarah di Provinsi Bengkulu, dari rumah Soekarno, rumah Fatmawati hingga benteng peninggalan VOC. Ini adalah kekayaan yang memiliki potensi yang luar biasa untuk menyedot wisatawan,” terang Azis Syamsuddin.


Sebagai informasi, APBD Provinsi Bengkulu 2021 disahkan sebesar Rp 3,062 triliun dan dari total itu sebanyak Rp 3,052 triliun digunakan untuk belanja daerah. Sejauh ini Pemprov Bengkulu sudah dua kali melakukan refocusing anggaran dengan total mencapai Rp105 miliar untuk penanganan pandemi Covid-19.

Anggaran yang di-refocusing itu bersumber dari dana alokasi khusus (DAU) yang pada 2021 total yang didapat Provinsi Bengkulu sebesar Rp 1,2 triliun. Sebelumnya Pemprov Bengkulu telah melakukan refocusing anggaran senilai Rp 51 miliar atau sebesar empat persen dari DAU.

Namun, Kementerian Keuangan kembali mengeluarkan kebijakan agar pemerintah daerah melakukan refocusing anggaran DAU sebesar delapan persen, sehingga total anggaran yang harus di refocusing Pemprov Bengkulu mencapai Rp 105 miliar.

Kebijakan itu tertuang dalam surat edaran Kemenkeu nomor SE-2/PK/2021 tentang penyesuaian penggunaan anggaran transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) tahun anggaran 2021 untuk penanganan pandemi Covid-19.

Dalam APBN tahun anggaran 2021 Provinsi Bengkulu mendapat alokasi dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar Rp 10,24 triliun dengan rincian pemerintah provinsi Bengkulu mendapat alokasi sebesar Rp 2,11 triliun, sedangkan sisanya untuk 10 kabupaten dan kota di Bengkulu. (jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin meminta pemerintah daerah dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan sumber pendapatan baru.


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News