Lengkap, Perang Bintang pun Dipindah ke Malang

Lengkap, Perang Bintang pun Dipindah ke Malang
BINTANG - M Ridhuan dan Hermawan, dua bintang Arema, saat konvoi besar bersama Aremania di Malang, Rabu (2/6) kemarin. Foto: Bagus Dharmawan/Radar Malang.
RABU (2/6) kemarin, ribuan Aremania memadati Kota Malang dalam sebuah konvoi panjang kemenangan. Itulah salah satu puncak dari perayaan sukses Arema di Indonesia Super League (ISL) musim 2009/2010, oleh segenap pendukung tim berjuluk Singo Edan itu. Tapi tunggu dulu. Puncak acara sebenarnya belum tiba, karena masih ada kejutan mendadak, terkait bakal tampilnya kembali para bintang Arema, melawan bintang-bintang ISL pilihan masyarakat dari seluruh nusantara.

Ya, itu terkait dengan venue pertandingan Perang Bintang ISL musim ini, yang dipastikan berubah. Sebuah agenda yang sekaligus bakal dijadikan ajang penyerahan trofi juara secara resmi kepada tim jawara. Setelah awalnya bakal digeber di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, partai tersebut akhirnya digeser ke Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (6/6) mendatang.

Pemindahan itu sendiri memang dilakukan secara mendadak. Satu hal yang disebut sebagai penyebabnya, adalah karena Rabu (2/6) siang kemarin, Polda Metrojaya ternyata tidak memberikan izin ke PT Liga Indonesia (PT LI), untuk menggelar pertandingan tersebut. Faktor The Jak, suporter Persija yang kerap berulah ketika mendukung tim pujaannya bertanding di Jakarta, menjadi pertimbangan utama.

"Tadi kami memang baru menerima pemberitahuannya. Kami langsung berkoordinasi dan memutuskan untuk menggelarnya di Malang," terang Joko Driyono, CEO PT LI, saat ditemui di kantornya kemarin.

RABU (2/6) kemarin, ribuan Aremania memadati Kota Malang dalam sebuah konvoi panjang kemenangan. Itulah salah satu puncak dari perayaan sukses Arema

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News