Lima Kampus Usul Buka Fakultas Kedokteran

Lima Kampus Usul Buka Fakultas Kedokteran
Mahasiswa kedokteran. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

Sejatinya di Banten sudah ada FK yakni di UIN Syarif Hidayatullah dan UPH Karawaci. Namun menurut Patdono kedua FK itu ada di kampus yang domisilinya mepet Jakarta.

’’Di barat sedikit dari Bandara Cengkareng Banten, itu ada masyarakat yang masih mandi di Sungai,’’ tuturnya.

Menurut Patdono sebagia provinsi yang mepet dengan ibukota negara, kondisi kesehatan masyarakat Banten masih memperihatinkan. Sehingga sangat layak jika didirkan FK di Banten.

Syarat lain pendirian FK setelah ada moratorium adalah berjanji mengalokasikan minimal 20 persen kuota mahasiswanya untuk anak-anak dari provinsi yang kekurangan dokter.

Umumnya provinsi dari Indonesia wilayah timur masih kekurangan dokter. Tidak hanya menyiapkan kuota 20 persen saja, tetapi kampus harus bisa mengikat kontrak mahasiswa itu kembali menjadi dokter di provinsi masing-masing.

Dengan cara ini Patdono mengatakan masalah kesenjangan dokter di provinsi-provinsi tertentu bisa sedikit teratasi.

Sebab setelah mendapatkan gelar dokter, mahasiswa tadi kembali ke provinsi masing-masing untuk bekerja.

Patdono lantas menjelaskan alasan moratorium pendirian FK baru akhirnya dicabut. Diantaranya adalah dari 23 prodi kedokteran yang selama ini akreditasinya C, delapan diantaranya sudah naik menjadi B. Bahkan delapan sisanya lagi, diperkirakan bakal segera mendapatkan akreditasi B juga.

Lima kampus sudah mengajukan usulan pendirian fakultas kedokteran.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News