Maksimalkan Pengendalian Inflasi, Tim Kemendagri Turun ke Daerah Setiap Minggu

Maksimalkan Pengendalian Inflasi, Tim Kemendagri Turun ke Daerah Setiap Minggu
Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni. Foto: Tim Kemendagri

jpnn.com - CILEGON - Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri setiap minggu menurunkan tim ke daerah untuk melakukan monitoring dan evaluasi atau biasa disebut monev.

Tak cuma monev, tetapi juga asistensi untuk mendorong percepatan realisasi APBD, penanganan dan pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan ekstrem, stunting, dan program prioritas nasional lainnya.

"Sebagaimana arahan Bapak Menteri Dalam Negeri, kami setiap minggu turun ke daerah melakukan monev dan asistensi mendorong percepatan realisasi APBD, pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan ekstrem, penanganan stunting," ujar Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah (Dirjen Bina Keuda) Agus Fatoni di Aston Butique Hotel, Cilegon, Banten, beberapa waktu lalu.

Cilegon menjadi salah satu daerah yang sudah dikunjungi.

Pada kunjungannya ke Kota Cilegon, Fatoni menyebut percepatan realisasi APBD sejak awal tahun sangat penting. Penanganan inflasi, kemiskinan ekstrem, dan penanganan stunting juga perlu menjadi prioritas daerah.

Kota Cilegon menempati urutan ke-17 dari bawah realisasi APBD tingkat nasional kota seluruh Indonesia, yaitu sebesar Rp1.719,05 miliar atau 91,13 persen dari total pendapatan Rp1.886,36 miliar.

Sementara itu, realisasi belanja Kota Cilegon menempati posisi paling rendah atau di urutan terbawah dibandingkan realisasi belanja provinsi, kabupaten/kota se-Banten.

Selain itu, capaiannya berada di urutan ke-12 dari bawah realisasi tingkat nasional kota seluruh Indonesia, yaitu sebesar Rp1.895,79 miliar atau 81,04 persen dari total belanja Rp2.339,36 miliar.

Setiap minggu Kemendagri menurunkan tim ke daerah untuk melakukan monev, juga asistensi untuk mendorong percepatan realisasi APBD.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News