Rabu, 14 November 2018 – 11:38 WIB

Mathius Ditantang Tuntaskan Penyuapan Gayus

Minggu, 06 Maret 2011 – 06:49 WIB
Mathius Ditantang Tuntaskan Penyuapan Gayus - JPNN.COM

JAKARTA - Irjen Mathius Salempang pekan depan akan segera aktif sebagai Wakil Kepala Bareskrim Polri. Mantan ketua tim independen kasus Gayus Tambunan itu menggantikan Irjen Dikdik Mulyana AM yang pindah sebagai pengajar di Lemdikpol Polri. Mathius adalah lulusan terbaik Akpol 1981.

Sebagai orang nomor dua di korps berlogo busur panah terentang itu Mathius dianggap mampu untuk melakukan terobosan kasus Gayus. "Delik penyuapan di kasus Gayus tidak pernah dibuktikan. Bahkan, Gayus hanya dijerat dengan gratifikasi. Ini tantangan apakah Mathius Salempang bisa menuntaskan yang sudah dimulainya," ujar pengajar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Dr Bambang Widodo Umar kemarin.

Menurut lulusan Akpol 1971 ini, pengusutan kasus Gayus makin lama makin mengambang. "Publik juga lupa karena seakan-akan ditimpa isu yang lain. Padahal penyuap Gayus sampai saat ini masih melenggang tidak jelas," kata Bambang.

Sejak kasus Gayus terkuak pertama kali, Kapolri saat itu Bambang Hendarso Danuri (BHD) langsung menunjuk Mathius Salempang. Bapak dua anak ini adalah reserse yang lama berkiprah di Barerskrim. Mathius pernah kursus anti teror di Amerika Serikat, pernah menjabat sebagai Kepala Biro Analis Bareskrim dan Wakil Direktur II Ekonomi Khusus.

Karena lahir tahun 1953, Salempang akan pensiun tahun ini bersamaan dengan Kabareskrim Komjen Ito Sumardi yang juga kelahiran tahun 1953.    

Secara terpisah, Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Boy Rafli Amar menjelaskan, pengusutan terhadap perusahaan klien-klien Gayus sudah tidak ditangani secara khsus oleh Bareskrim. "Sekarang ditangani oleh tim gabungan yang ada juga unsur KPK, PPATK, dan penyidik pajak didalamnya," kata Boy.

Dari 19 perusahaan yang masuk dalam prioritas pertama penyidik, lima perusahaan sudah selesai penelitian berkasnya. Hasil dari penelitian, berkas perusahaan ini masuk dalam ranah kasus perpajakan. "Maka dalam waktu dekat wajib pajak ini akan diserahkan ke PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Perpajakan,"katanya.

Dengan begitu penyidik tim gabungan saat ini hanya berfokus pada 14 perusahaan dari 149 perusahaan yang data pajaknya pernah ditangani oleh Gayus Tambunan.(rdl)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar