Mayoritas Anak Indonesia Kekurangan Asupan DHA

Mayoritas Anak Indonesia Kekurangan Asupan DHA
Ilustrasi anak mendapat imunisasi. Foto: JPG/JPNN

“Pemenuhan gizi, terutama makanan dengan kandungan omega 3 dan DHA yang cukup dapat memengaruhi masa depan bangsa Indonesia dan anak-anak kita saat dewasa kelak,” ujar Ahmad.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2013 Tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan Bagi Bangsa Indonesia, anak berusia 4-9 tahun harus mengonsumsi omega 3 sebesar 0,9 gram per hari.

Sementara itu, anak yang berusia 10-12 tahun untuk laki-laki harus mengonsumsi omega 3 sebesar 1,2 gram dan perempuan sebesar 1,0 gram per hari.

"Untuk DHA, per harinya setiap anak harus mendapatkan asupan sebesar 100-118 mg," ujar Ahmad.

Dia menambahkan, masih banyaknya anak Indonesia yang kekurangan DHA harus menjadi perhatian bersama.

"Baik DHA maupun EPA yang merupakan omega 3 paling banyak didapatkan dari ikan. Misalnya, ikan salmon dan lemuru alias sarden dengan anjuran porsi untuk anak EPA 100-118 mg per hari dan DHA 100-118 mg per hari. Hal ini berdasarkan rekomendasi dari FAO dan WHO," ujar Ahmad. (jos/jpnn)


Ahmad Sulaeman merasa prihatin karena masih banyak anak usia sekolah di Indonesia yang kekurangan asupan asam lemak esensial (essential fatty acid/EFA), khususnya dokosaheksaenoat acid (DHA) dan omega 3


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News