Menaker Ida Fauziyah Tegaskan Hubungan Industrial yang Harmonis Genjot Produktivas Kerja

Menaker Ida Fauziyah Tegaskan Hubungan Industrial yang Harmonis Genjot Produktivas Kerja
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat menghadiri halalbihalal yang diselenggarakan PT Nestle Indonesia di Jakarta, Jumat (26/5). Foto: Dokumentasi Humas Kemnaker

jpnn.com, JAKARTA -  Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menekankan pentingnya hubungan industrial yang harmonis dalam sebuah perusahaan karena dapat meningkatkan produktivitas kerja.

"Jika harmoni tercipta, maka yakin produktivitas kerja itu akan naik," kata Menaker saat menghadiri halalbihalal yang diselenggarakan PT Nestle Indonesia di Jakarta, Jumat (26/5).

Menaker Ida Fauziyah menjelaskan berbagai upaya yang dapat dilakukan perusahaan dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis di tempat kerja.

Upaya pertama yang dapat dilakukan, yaitu pengaturan syarat kerja yang memuat hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama (non-diskriminasi) di tempat kerja, termasuk mengatur perlindungan dalam hal pengupahan, jaminan sosial dan kesejahteraan pekerja.

Adapun upaya kedua, yaitu memberikan perlindungan kepada semua pekerja dengan memberikan kondisi kerja yang aman, nyaman dan kondusif serta bebas dari tindakan pelecehan seksual di tempat kerja.

"Itu adalah salah satu bentuk kita meningkatkan produktivitas dengan cara menciptakan hubungan industrial yang harmonis," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menaker Ida Fauziyah menyatakan bahwa dalam waktu dekat akan menerbitkan peraturan terkait pencegahan kekerasan seksual di tempat kerja.

Salah satunya untuk menjamin agar tidak terjadi kekerasan seksual di tempat kerja yaitu di antaranya harus ada satgas.

"Dengan adanya satgas ini diharapkan tidak ada penghalang bagi siapa pun yang mengalami pelecehan seksual, untuk speak up atas kondisinya," ucapnya. (mrk/jpnn)

Menaker Ida Fauziyah menekankan pentingnya hubungan industrial yang harmonis dalam sebuah perusahaan, simak selengkapnya


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News