Selasa, 22 Januari 2019 – 13:05 WIB

Mendikbud Dorong SMK dengan Teaching Factory Jadi BLUD

Sabtu, 05 Januari 2019 – 23:38 WIB
Mendikbud Dorong SMK dengan Teaching Factory Jadi BLUD - JPNN.COM

jpnn.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mendorong pemerintah provinsi segera mengubah sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan teaching factory unggulan untuk menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Selain kompetensi, melalui teaching factory siswa akan dilatih untuk melakukan proses produksi selayaknya industri.

"Produk yang dihasilkan tidak lagi menjadi produk hasil praktik saja, tetapi juga menjadi produk yang dipasarkan secara umum karena memenuhi standar industri," kata Menteri Muhadjir, Sabtu (5/1).

Dia mengungkapkan, cukup banyak karya siswa SMK yang sudah layak dipatenkan dan bisa diproduksi lebih banyak. Dengan demikian bentuk BLUD sangat cocok bagi SMK yang telah mampu mengembangkan teaching factory.

"Saya sarankan SMK yang sudah menerima bantuan revitalisasi dari pemerintah bisa segera menjadi Badan Layanan Umum Daerah atau BLUD yang mampu menghasilkan. Nantinya digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan SMK itu," tuturnya.

Melalui BLUD, SMK yang memiliki produk-produk unggulan bisa mengelola proses produksi di teaching factory secara lebih fleksibel tanpa melanggar peraturan. Kemendikbud terus mendorong SMK yang layak untuk menjadi BLUD. Sesuai dengan kewenangan, maka regulasi ditetapkan oleh pemerintah daerah, yakni gubernur.

"Karena sekolah di bawah tanggung jawab provinsi, maka aturannya adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri). Dan Permendagri yang terbaru, yakni Permendagri Nomor 79 Tahun 2018 sudah ada tentang BLUD itu. Kami dorong terus," jelas Direktur Pembinaan SMK M Bakrun

Ditambahkan Bakrun, Provinsi Jawa Timur menjadi percontohan pembentukan BLUD di 20 SMK pada 2017 lalu. Pihaknya terus mendorong Provinsi Jawa Tengah untuk mengubah SMK unggulannya menjadi BLUD. (esy/jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar