Menhan Australia Datangi Menhan RI

Pastikan Tak Warganya Beraktivitas Intelijen di Papua

Menhan Australia Datangi Menhan RI
Menhan Australia Datangi Menhan RI
JAKARTA - Pertemuan Menteri Pertahanan (Menhan) Australia Joel Fitzgibbon dan Menhan RI Juwono Sudarsono kemarin menjadi sarana klarifikasi soal dugaan warga Australia yang menyaru sebagai intelijen di Papua. Dengan senyum, Joel membantah dugaan itu. Menurut menteri dari Partai Buruh Australia itu, warganya hanya akan mengembangkan pariwisata.

’’Sama sekali tidak ada motif politik atau kegiatan lain di luar itu,’’ ujar Joel setelah bertemu dengan Juwono selama satu jam di gedung Dephan, Jakarta, Kamis (18/09). Kunjungan Joel itu merupakan balasan dari kunjungan Juwono pada Maret lalu.

Pada Minggu lalu (14/09), sebuah pesawat terbang Australia diamankan polisi di Merauke. Pesawat dengan kode penerbangan VH-PFP yang terbang dari Horn, Australia, sekitar 1 jam penerbangan, itu tidak dilengkapi flight approval dan security clearance. Kelima awak dan penumpang pesawat tersebut tidak memiliki visa. Mereka adalah William Hendry Scott Bloxam (pilot), Vera Scott Bloxam (kopilot), Hubert Hofer (penumpang), Karen Burke (penumpang), dan Ket Rowald Mortimer (penumpang). Pangkalan Udara TNI-AU di Merauke kecolongan karena tidak ada sistem radar di wilayah Papua Barat.

Joel memastikan, pihaknya akan kooperatif dengan pemerintah Indonesia dalam kasus itu. ’’Laporan yang masuk ke saya, mereka hanya mencari kesempatan bisnis dan tidak ada bukti apa pun yang menyatakan mereka melakukan kegiatan intelijen,’’ kata menteri berusia 46 tahun itu.

JAKARTA - Pertemuan Menteri Pertahanan (Menhan) Australia Joel Fitzgibbon dan Menhan RI Juwono Sudarsono kemarin menjadi sarana klarifikasi soal

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News