Minta Penyidik Bekerja Keras, Komnas HAM Sebut Ferdy Sambo Tak Mudah Dijerat Hukum

Minta Penyidik Bekerja Keras, Komnas HAM Sebut Ferdy Sambo Tak Mudah Dijerat Hukum
Tersangka Ferdy Sambo. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik mengatakan Ferdy Sambo tak akan mudah dijerat hukum.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, Taufan khawatir Ferdy tetap bisa lolos.

“Tidak mudah menjeratnya secara hukum. Karena itu penyidik dan kejaksaan perlu kerja keras mengumpulkan bukti untuk meyakinkan hakim menghukum berat Sambo,” ucap Taufan saat dihubungi JPNN.com, Minggu (4/9).

Dia mengaku mengenal Ferdy Sambo dengan cukup baik. Jauh sebelum terjerat kasus pembunuhan, Akpol 1994 itu kerap bertemu dengan Taufan dan Komisioner Komnas HAM lainnya.

Menurut Taufan, Ferdy Sambo bisa saja menggunakan kekuasaannya untuk mengatur kasus tersebut.

“(Ferdy Sambo, red) orang yang mempunyai kekuasaan dan bisa menggunakan pengaruh kekuasaannya untuk mengatur sesuatu,” ucap dia.

Mengenai pengaruh kekuasaan Ferdy Sambo juga digunakan saat menutupi kasus pembunuhan Brigadir J.

Hal itu diungkapkan Komnas HAM saat membuka “Laporan Pemantauan dan Penyelidikan Peristiwa Kematian Brigadir J di Rumah Dinas Eks Kadiv Propam Polri”.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan Ferdy Sambo tak akan mudah dijerat hukum. Ini alasannya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News