Mulai 2022 Pemerintah Fokus pada Rekrutmen PPPK, PNS Ditargetkan Tinggal 20 Persen

Mulai 2022 Pemerintah Fokus pada Rekrutmen PPPK, PNS Ditargetkan Tinggal 20 Persen
MenPAN-RB Tjahjo Kumolo (kiri) dan Kepala BKN Bima Haria Wibisana. Mulai 2022 pemerintah fokus melakukan rekrutmen PPPK. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah memastikan tidak melakukan rekrutmen CPNS pada 2022 mendatang. Pengisian kebutuhan ASN bakal difokuskan pada seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

Rencana Rekrutmen PPPK 2022 itu dipertegas dengan pernyataan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo pada Selasa (21/9).

"Tahun depan rekrutmen ASN khusus PPPK saja," kata Menteri Tjahjo dalam keterangan tertulisnya yang diterima JPNN.com, Selasa (21/9).

Karena fokus pada PPPK, pemerintah akan memprioritaskan jabatan-jabatan fungsional.

Dia juga menyebutkan honorer K2 bisa ikut dalam seleksi PPPK 2022 dengan berbagai kebijakan Khusus yang akan diberikan pemerintah.

Rencana pemerintah untuk fokus pada rekrutmen PPPK juga disampaikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana.

Saat dihubungi JPNN.com, Bima menegaskan untuk tahun depan tidak ada rekrutmen CPNS, yang ada hanya PPPK.

Bima menyebut rekrutmen PPPK menjadi prioritas pemerintah demi mendapatkan birokrasi yang ramping dan lincah.

MenPAN-RB dan BKN menegaskan mulai 2022 pemerintah fokus melakukan rekrutmen PPPK, sedangkan PNS akan dikurangi hingga tersisa 20 persen saja.