Muncul Spekulasi, Kopilot Germanwings Sengaja Jatuhkan Pesawat

Muncul Spekulasi, Kopilot Germanwings Sengaja Jatuhkan Pesawat
Seorang anggota Tim SAR Germanwings, tampak di sekitar lokasi kecelakaan di Pegunungan Alpen Prancis, di atas kota Seyne-les-Alpes, tenggara Prancis. Foto: Guillaume Horcajuelo - EPA/time

Robin juga mengklaim mendengar beberapa panggilan dari komandan penerbangan meminta akses kembali ke kokpit. Ada interphone visual dan audio, namun tidak ada tanggapan dari kopilot.

"Komandan penerbangan mengetuk pintu untuk menuntut dibuka, tapi tidak ada jawaban. Kami mendengar napas manusia dalam kabin dan kami mendengar ini sampai benturan akhir, yang menunjukkan kopilot masih hidup," papar Robin.

Di sisi lain, menara kontrol di Marseille, kata Robin, tidak menerima respon dari pesawat, meminta kode marabahaya, dan aktivasi transponder untuk pendaratan darurat. Tidak ada tanggapan. Kontrol lalu lintas udara meminta pesawat lain di daerah untuk relay radio untuk mencoba untuk menghubungi Airbus. Namun jawaban tak kunjung datang.

"Empat puluh delapan jam setelah kecelakaan, penafsiran kami adalah bahwa kopilot sengaja menolak untuk membuka pintu kokpit kepada komandan penerbangan, dan menekan tombol yang menyebabkan hilangnya ketinggian. Lubitz melakukan ini, untuk alasan yang belum kami pahami, tapi itu dapat dilihat sebagai keinginan untuk menghancurkan pesawat," tandas Robin

Tim penyelidik masih mencoba mencari tahu mengapa pesawat yang terbang dari Barcelona ke Dusseldorf itu turun dari ketinggian jelajah 38 ribu kaki tanpa seizin menara pengawas lalu lintas udara. 

Direktur penyelidik kecelakaan udara di Prancis, Remi Jouty mengatakan, belum ada penjelasan resmi soal penyebab kecelakaan.

Germanwings, maskapai tarif murah milik Deutsche Lufthansa itu juga belum mengungkap identitas kedua pilot. "Data pribadi awak, seperti nama dan usia, tidak diumumkan demi menghormati kerabat,” kata seorang perwakilan maskapai.

Sementara itu, operasi SAR di Pegunungan Alpen terus berlanjut pada hari kedua setelah Germanwings 4U9525 jatuh. Hingga saat ini, seluruh penumpang dan awak yang berjumlah 150 itu diklaim otoritas setempat tak ada yang selamat. (adk/jpnn)

DI tengah evakuasi dan penyelidikan jatuhnya pesawat Germanwings di kawasan pegunungan Alpen, pada Selasa (24/3), muncul dugaan bahwa pesawat yang


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News