Mundur dari Menko Polhukam, Mahfud Dinilai Mau Beri Nasihat soal Etika & Kekuasaan

Mundur dari Menko Polhukam, Mahfud Dinilai Mau Beri Nasihat soal Etika & Kekuasaan
Pengamat politik dari FISIP Unair Airlangga Pribadi Kusman. Foto: dokumentasi pribadi untuk JPNN.com

“Prof, Mahfud telah memberi contoh virtue (kebajikan) yang sudah sepantasnya dilakukan oleh para elite, berkompetisi secara fair, dan tidak menggantungkan diri pada fasilitas negara,” imbuh Airlangga.

Selain itu, Airlangga juga menilai Mahfud hendak menunjukkan posisinya yang menolak kecenderungan hipokrisi kekuasaan.

“Hal ini menunjukkan bahwa dirinya berpisah dengan tendensi tersebut serta akan bertarung dalam pilpres dalam posisi yang all out, berhadap-hadapan dengan paslon yang cenderung didukung oleh negara, yakni pasangan 02 (Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka,red),” tutur Airlangga.(jpnn.com)


Dosen ilmu politik Unair Surabaya Airlangga Pribadi Kusman menilai Mahfud Md hendak memberikan nasihat tentang sikap yang menjunjung etika terhadap kekuasaan.

Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News