Sabtu, 25 Mei 2019 – 13:58 WIB

Nama – nama Caleg Petahana Diprediksi Bakal Terpental

Kamis, 25 April 2019 – 06:42 WIB
Nama – nama Caleg Petahana Diprediksi Bakal Terpental - JPNN.COM

jpnn.com, DENPASAR - Meski penghitungan suara Pemilu 2019 belum final, namun sudah bisa diperkirakan nama-nama caleg petahana yang gagal memperpanjang masa kerjanya sebagai anggota DPRD Provinsi Bali.

Salah satunya I Wayan Tagel Arjana dari daerah pemilihan (dapil) Gianyar. Selama ini, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Gianyar dikenal cukup vokal. Tagel bukan politisi kemarin sore. Dia sudah dua periode menjadi anggota dewan.

Tagel sendiri sejauh ini masih menunggu hasil resmi dari KPU. Apapun hasilnya, dia mengaku legawa. Namun, dia menyayangkan, pemilu kali ini yang cenderung brutal. Tagel menyebut, ada intervensi dan tekanan kepada masyarakat dari pihak lawan.

“Secara nyata buktinya terdapat sebuah surat yang menggambarkan intervensi pada salah satu banjar di Payangan. Inilah membuat masyarakat tidak bisa berekspresi secara bebas dalam pemilu tahun 2019 ini,” ujarnya, seperti diberitakan Bali Express (Jawa Pos Group).

BACA JUGA: Suami Istri jadi Caleg PDIP, Sama – sama Berpeluang Besar Lolos

Disinggung hasil perolehan suaranya, ia mengakui belum ketahui secara pasti karena menunggu dari hasil pleno. Mengingat hasilnya itu lebih otentik dan resmi dari KPU. Sedangkan dari data C1 yang diperolehnya, diungkapkan banyak yang amburadul. Kemungkinan ada yang salah jumlah hingga jumlahnya yang tidak benar.

“Untuk hasil pleno kita sudah turunkan tim dan menyebar di kecamatan untuk melakukan pengawasan. Kita pun akumulasi jika ada data kurang akurat agar tidak salah dalam memberikan informasi. Sebaiknya kita juga menunggu hasil pleno, supaya kita legawa, dan kepercayaan masyarakat tidak disalahartikan oleh jajaran yang ada,” ungkap dia.

Disinggung peluang, pria asli Ubud ini mengaku belum berani memastikan lantaran data belum ia terima secara pasti. “Belum berani menyatakan peluang, tetap peluang itu pasti ada. Namun kepastian belum berani agar tidak salah karena masih menunggu data. Kita utamakan untuk saling menghormati sesama saja,” paparnya.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar