Panas di Bench Azzurri

Panas di Bench Azzurri
KECEWA - Tampak pemain Italia Andrea Pirlo meninggalkan lapangan setelah kekalahan dari Slovakia. Foto: Dani Nur Subagyo/Jawa Pos.
Di sudut bench, pelatih Italia Marcello Lippi terlihat resah dengan sesekali melihat jam di tangannya. Lippi sekaligus orang pertama di bench Italia yang ngacir ke ruang ganti begitu wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Disusul gelandang veteran Italia Andrea Pirlo yang baru dimainkan di pertengahan babak kedua.

Di sisi lain, tifosi Italia di Ellis Park Kamis lalu juga banyak datang dari luar Italia. Satu di antaranya Takanori Kato. Pria berusia 61 tahun itu merupakan tifosi Italia dari Jepang. Kato datang bersama istrinya. "Saya mendukung Italia karena kebetulan hari ini (Kamis lalu, 24/6, Red) saya ada urusan bisnis di Johannesburg dan saya dan istri memiliki tiket pertandingannya. Di sisi lain, Jepang hari ini bermain di Rustenburg dan saya tidak punya waktu ke sana," urai Kato yang mengenakan kostum Italia lengkap dengan bendera kecil juara dunia tiga kali itu.

Tifosi "asing" Italia lainnya adalah Dean Wellington, 34, dari San Marino. "Saya suka dengan Italia sejak era Roberto Baggio di Piala Dunia 1994. Saya juga menonton Italia kala memenangi Piala Dunia 2006 di Jerman. Tapi, saya sangat kecewa dengan permainan mereka di Afsel. Kurang bergairah dan lembek," tutur Wellington yang memiliki supermarket di Australia itu.

"Kalaupun ada yang membuat saya senang dengan kegagalan Italia, saya bisa cepat pulang dan kembali bekerja," tambah pria yang bekerja di perusahaan interior bangunan itu. (dns)

JOHANNESBURG - Italia harus menanggung malu besar di Piala Dunia 2010. Datang dengan status juara bertahan, Azzurri - sebutan Italia - sudah tersisih


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News