PANDI dan BPP AKU Dorong Anak Muda Bantu UMKM

PANDI dan BPP AKU Dorong Anak Muda Bantu UMKM
Anak muda diajak ikut bantu UMKM. Foto: Pixabay

jpnn.com, JAKARTA - Dukungan generasi muda sangat diharapkan dalam upaya pemulihan perekonomian nasional, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Pandemi ini mengubah banyak hal, mulai dari pola kerja hingga pola berbelanja masyarakat. Hal ini juga berdampak pada perekonomian, khususnya pelaku usaha UMKM yang sangat terdampak akibat pembatasan ruang gerak maskyarakat,” kata Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) Yudho Giri Sucahyo, dalam keterangan resmi, Kamis.

Dalam Bincang Inspirasi bertajuk “Peran Generasi Muda dan Teknologi dalam Pemberdayaan UMKM di Masa Pandemi Covid-19, Yudho menyampaikan kendala yang terjadi masih bisa diatasi jika generasi muda dapat berkolaborasi dengan UMKM dalam memanfaatkan teknologi yang ada.

Hal senada disampaikan Iyuk Wahyudi selaku Sekjen Badan Pengurus Pusat Andalan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (BPP AKU).  

“Generasi muda harus menjadi inspirasi dan memberikan kreativitasnya untuk kemajuan bangsa, UMKM menjadi salah satu sektor yang perlu didukung dan diselamatkan dari krisis pandemi Covid-19 saat ini,” ujarnya di kesempatan yang sama.

Satria Kenvaleriano Syahputra, anak muda yang juga pegiat sosial media, mengatakan generasi muda bisa melakukan gerakan share and attention jika belum mampu melakukan aksi-aksi besar dalam membantu para pelaku UMKM.

“Semua bisa melakukan aksi-aksi kecil mulai dari menggunakan media sosial dengan cara membagikan review produk-produk lokal, dan viralkan UMKM agar mereka mendapatkan perhatian yang dibutuhkan untuk berkembang serta bertahan,” kata Satria.

Pelaku UMKM di bidang makanan, Yuli Indarti, mengatakan meski terjadi penurunan pendapatan selama pandemi covid-19, kekuatan pemasaran melalui media sosial sangat membantu meningkatkan penjualan.

PANDI bersama BPP AKU mengharapkan dukungan anak muda dalam upaya pemulihan perekonomian nasional kbususnya sektor UMKM