Parlemen Catalunya Ingin Mimpi Buruk Spanyol Kembali

Parlemen Catalunya Ingin Mimpi Buruk Spanyol Kembali
Pemimpin Catalunya Carles Puigdemont. Foto: AFP

Jika masih kukuh, Spanyol sekali lagi akan mengambil alih pemerintahan di Catalunya. Dia juga akan mengajukan banding ke pengadilan jika sampai itu terjadi.

Bagi Spanyol, Puigdemont adalah mimpi buruk. Sebab, dialah yang menjadi ujung tombak usaha Catalunya untuk memisahkan diri dari Spanyol. Penduduk juga masih menyanjungnya.

’’Pada 31 Januari, Carles Puigdemont akan ditunjuk lagi (sebagai presiden Catalunya, Red),’’ tegas Dolors Esplugas, salah seorang pendukung oposisi.

Jika ditunjuk lagi, Puigdemont memang harus memimpin dari tempat pengasingannya. Sebab, jika kembali ke Spanyol, politikus 55 tahun itu akan langsung ditangkap dengan tuduhan pemberontakan dan penghasutan. Hukumannya bisa sampai 30 tahun penjara.

Memimpin dari Brussels bukannya tidak mungkin. Teknologi yang ada saat ini sudah cukup maju. Media di Spanyol sudah punya julukan untuk Puigdemont jika dia sampai menjadi presiden Catalunya lagi dan tetap berada di pengasingan. Yaitu, Presiden Hologram.

Di hari terpilihnya Torrent, Puigdemont menunjukkan bahwa dirinya bisa terhubung dengan Catalunya meski berada sekitar 1.287 kilometer dari kampung halamannya.

Partainya mengunggah foto Torrent yang tengah tersenyum di dalam gedung parlemen. Foto itu diambil saat Puigdemont melakukan panggilan video dan memberinya selamat atas jabatannya yang baru.

Saat ini nasib Puigdemont bergantung pada komite parlemen Catalunya. Sebab, merekalah yang menunjuk presiden di wilayah otonomi khusus tersebut. (sha/c17/dos)


Gairah merdeka di Catalunya terus berkobar. Jalan Carles Puigdemont untuk kembali ke jabatannya pun kembali terbuka


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Jawa Pos

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News