Pasien Masuk IGD Saiful Anwar Melonjak

jpnn.com - MALANG - Liburan Lebaran, IGD Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang kebanjiran pasien dari luar kota. Bahkan, jumlahnya bisa mencapai seratus pasien lebih tiap hari.
"Jumlah ini dua kali lipat dari hari biasanya. Ini cuma di IGD. Karena rumah sakit lain libur," kata Kahumas RSSA Malang Titiek Intiyas Hidayati, Kamis(8/8).
Menurut Titiek, di RSSA dibentuk petugas piket, terdiri atas perawat, dokter, dan tenaga medis lainnya. "Pengobatan penyakit pasien itu tidak bisa ditunda. Jadi, kami siapkan tim khusus pada Lebaran. Banyak pasien dari luar kota yang datang ke Malang karena di tempatnya tidak ada layanan lengkap lantaran libur," terang dia.
Seperti yang dialami Siti Asiyah. Perempuan 36 tahun yang tinggal di Cabean, Mulyorejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, tersebut harus menjalani operasi di RSSA karena dokter rumah sakit di Pasuruan libur Lebaran. "Kata petugas piketnya, di rumah sakit tempat kami (Pasuruan, Red), dokternya pada liburan," kata Hanifah, saudara Siti, saat mengantar di ruang IGD RSSA kemarin.
Padahal, lanjut Hanifah, saat itu Siti sedang membutuhkan pertolongan dokter. Sebab, sejak pukul 03.00 Siti mengalami pendarahan jelang melahirkan dan harus dilakukan operasi. "Karena posisi bayinya tidak seperti bayi pada umumnya," terang dia.
Hanifah mengatakan, posisi bayi tersebut di belakang ari-arinya. Normalnya, bayi terlebih dahulu, baru ari-arinya. Sehingga Siti harus melahirkan dengan jalan operasi.
"Ini yang perlu penanganan cepat dan tepat dari dokter. Makanya kami ke Malang," terang Hanifah. (im/c9/ami)
MALANG - Liburan Lebaran, IGD Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang kebanjiran pasien dari luar kota. Bahkan, jumlahnya bisa mencapai seratus pasien
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- 2.050 Karung Bawang Merah Diselundupkan dari Malaysia ke Bengkalis, Lihat
- 9 Dari 1.497 Jemaah Calon Haji Asal Semarang Batal Berangkat
- Dukung Asta Cita, Pemprov Sumsel Selaraskan Program 3 Juta Rumah dengan Visi Misi HDCU
- Bali Tolak Ormas GRIB Hercules, Kalimat Giri Prasta Tegas
- Identitas 12 Korban Tewas Akibat Kecelakaan Maut Bus ALS
- Kronologi Mobil Nissan Tabrakan Beruntun di Bandung, Pelajar Tewas setelah Terseret 80 Meter