Pasutri Pengusaha Dibunuh, Dikenal sebagai Sosok Dermawan

Pasutri Pengusaha Dibunuh, Dikenal sebagai Sosok Dermawan
Jenazah almarhum H Husni Zarkasih dan Hj Zakiyah Husni dibawa ke tempat pemakaman dan diiringi ratusan pelayat, kemarin (12/9) siang. Foto: WAHYU HIDAYAT/RADAR PEKALONGAN/JPNN.com

jpnn.com, PEKALONGAN - Suami istri, H Husni Zarkasih (58) dan Hj Zakiyah Husni (53), mayatnya ditemukan di Sungai Klawing Purbalingga, Senin (11/9) dini hari.

Semasa hidupnya, pengusaha konveksi asal Kota Pekalongan, Jateng, itu dikenal sebagai sosok dermawan.

Pengusaha sukses yang punya usaha garmen pakaian anak-anak itu suka menolong, dan aktif di berbagai kegiatan sosial, baik di Jakarta mapun di tempat kelahirannya di Pekalongan.

"Pak Haji Husni dan bu Hajjah Zakiyah memang terkenal sebagai orang baik. Banyak menyantuni anak yatim, membantu pembangunan masjid dan mushola, serta kegiatan sosial lainnya. Beliau juga berniat mau membangun masjid," ungkap Ilman, warga yang tinggal satu kampung dengan almarhum dan almarhumah.

Salah seorang keponakan korban, Imadudin, membenarkan kalau almarhum H Husni dan almarhumah Hj Zakiyah memang semasa hidupnya banyak melakukan kebaikan di masyarakat.

"Sungguh, beliau-beliau ini di mata kami selaku keluarga maupun di mata masyarakat pada umumnya dikenal sebagai orang-orang baik. Banyak melakukan kebaikan di Pekalongan, maupun di Jakarta di mana mereka beraktivitas dan berbisnis," katanya, kemarin (12/9).

Pihak keluarga merasa sangat kehilangan atas musibah yang tidak disangka-sangka tersebut.

Pihak keluarga juga baru mengetahui musibah itu, setelah mendengar informasi ditemukannya dua jenazah sepasang suami istri di Purbalingga pada Senin (11/9).

Semasa hidupnya, pasangan suami istri pengusaha konveksi asal Kota Pekalongan, Jateng, yang dibunuh itu dikenal sebagai sosok dermawan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News