Pedagang Keripik yang Ramah ke Warga Itu Ternyata Terduga Teroris

Pedagang Keripik yang Ramah ke Warga Itu Ternyata Terduga Teroris
Adit, saat memberikan keterangan tepat di depan kediaman terduga teroris berinisial T di Kompleks Perumahan Deli Permai, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang. Foto: ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus

jpnn.com, MEDAN - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri meringkus seorang pedagang keripik berinisial T di Kompleks Perumahan Deli Permai, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Jumat (19/3).

Terduga teroris berinisial T ini merupakan satu satu dari 8 orang yang ditangkap Densus 88 pada hari ini di Tanjung Balai Asahan dan Medan.

"Bapak ini biasa menjual keripik," kata petugas keamanan Kompleks Perumahan Deli Permai, Imam.

Ia menyebut bahwa T dibawa sejumlah orang pada Jumat (19/3), saat perjalanan pulang dari masjid yang berada di kompleks tersebut menuju rumahnya.

"Ada banyak tadi yang bawa bapak itu, tetapi pakai pakaian biasa," katanya pula.

Dalam kesehariannya, T dikenal sebagai sosok yang ramah dan rajin beribadah. T baru menempati rumah tersebut sekitar tujuh bulan.

"Sekitar tujuh bulan pindah ke sini, sebelumnya enggak tau warga mana. Ramah bapak ini, sering ke masjid yang sama," kata tetangga T, Adit.

Pantauan di lokasi, rumah T dalam keadaan sepi dan terkunci.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menangkap delapan orang terduga teroris di dua kota di Sumut, yaitu Kota Tanjung Balai dan Kota Medan pada Jumat.

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri meringkus seorang pedagang keripik berinisial T di Kompleks Perumahan Deli Permai, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Jumat (19/3).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News