Pembegal HP yang Diamuk Warga di Jakarta Timur Masih Kritis

Pembegal HP yang Diamuk Warga di Jakarta Timur Masih Kritis
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan dalam rilis kasus begal telepon seluler di Polsek Ciracas, Jakarta, Jumat (22/10/2021). Foto: ANTARA/Yogi Rachman

jpnn.com, JAKARTA TIMUR - Salah satu tersangka pembegal telepon seluler di Cipayung, Jakarta Timur, berinisial FDR hingga kini masih dalam kondisi kritis di ICU RS Polri Kramat Jati.

FDR mengalami luka parah di kepala akibat terjatuh dari sepeda motor dan menjadi bulan-bulanan warga saat hendak melarikan diri.

"Jadi, belum bisa diambil foto. Sekarang di RS Polri Kramatjati," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan di Jakarta, Jumat.

Erwin menambahkan untuk satu tersangka lagi dengan inisial FR kondisinya telah membaik meski masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati.

"Sampai saat ini, FDR dan FR masih berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Keduanya proses penyidikan sebagai tersangka yang diatur dalam pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara," tutur Erwin.

Sebelumnya terjadi aksi dugaan pembegalan telepon seluler pada Minggu (17/10) sekitar pukul 03.30 WIB terhadap seseorang pemuda saat berada di sebuah warung kopi di Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

Kemudian, ada dua orang menggunakan sepeda motor yang memperhatikan dan sempat mondar-mandir. Kedua orang itu, kemudian menghampiri korban dengan mengacungkan celurit.

Korban yang berusaha melindungi diri kemudian masuk ke dalam warung meminta tolong kepada sang pemilik warung.

Salah satu tersangka pembegal telepon seluler di Cipayung, Jakarta Timur, berinisial FDR masih dalam kondisi kritis di ICU RS Polri Kramat Jati.