Pencopotan Sekda Kota Bontang tak Sah

Pencopotan Sekda Kota Bontang tak Sah
Pencopotan Sekda Kota Bontang tak Sah
SAMARINDA – Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dengan tegas menyebut pencopotan Adi Darma dari posisinya sebagai Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang oleh Wali Kota Sofyan Hasdam tidak sah. Pasalnya, kata Faroek, pengangkatan dan pemberhentian sekretaris daerah di kabupaten/kota merupakan wewenang gubernur. Ia juga menolak keputusan pencopotan itu.

"Jelas tidak bisa, itu tidak sah. Karena sesuai aturan, gubernur yang berwenang," ujarnya kepada Kaltim Post (JPNN Grup). Hingga Kamis (10/12), Faroek masih berada di Jakarta mengikuti sejumlah pertemuan sehingga belum mengetahui pasti mengenai pencopotan Adi Darma oleh Sofyan.

"Saya baru tahu dari Kaltim Post mengenai ini. Saya belum dapat surat resmi dari Pemkot Bontang," katanya. Meski demikian, Faroek meminta kepada semua pihak di Pemkot Bontang, terutama Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam untuk menahan diri dan tidak mengambil keputusan yang terburu-buru, yang belakangan malah berisiko melanggar aturan.

Sebelumnya diberitakan, Adi Darma dicopot dari jabatannya selaku Sekkot Bontang oleh Wali Kota Sofyan Hasdam. Hal ini disebutkan Sofyan dalam jumpa pers di ruangan kerjanya. Bahkan, Sofyan menyebutkan bahwa pada malam harinya nama Plt Sekkot akan ditentukan.

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dengan tegas menyebut pencopotan Adi Darma dari posisinya sebagai Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News