Penegasan 2 Pejabat BKN soal Afirmasi PPPK Guru 2021, Honorer Mungkin Kaget

Penegasan 2 Pejabat BKN soal Afirmasi PPPK Guru 2021, Honorer Mungkin Kaget
Plt Kepala BKN Bima Haria Wibisana menanggapi desakan guru honorer minta tambahan afirmasi PPPK 2021. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Desakan agar ada tambahan afirmasi bagi honorer peserta tes PPPK guru 2021 makin kencang.

Ini setelah banyak guru honorer yang tumbang alias tidak lulus passing grade PPPK 2021 berdasarkan nilai murni.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengungkapkan afirmasi diberikan hanya untuk kompetensi teknis. Itu berarti kompetensi manajerial, sosiokultural, dan wawancara tidak masuk afirmasi.

"Peserta harus memenuhi passing grade kompetensi manajerial dan sosiokultural 130, wawancara 24. Sedangkan kompetensi teknis sesuai mata pelajaran yang diampu, di mana ada tabungan nilai afirmasinya," terang Bima kepada JPNN.com, Kamis (16/9).

Dia menegaskan pemberian afirmasi tidak bisa untuk semua kompetensi. Afirmasi kompetensi teknis diberikan agar guru honorer bisa banyak yang lulus.

Kalau kemudian sudah diberikan afirmasi, dikasih kesempatan tes PPPK guru 2021 tiga kali masih tidak lulus, yang harus disalahkan siapa.

"Kalau anak-anak itu diberi guru yang jauh lebih baik bagaimana? Alangkah baiknya pemda menyediakan pekerjaan lain untuk guru honorer yang tidak lulus itu," ucapnya.

Dia menegaskan pemerintah berkewajiban menyediakan guru PPPK yang bisa menyiapkan anak didiknya untuk menggapai masa depan yang lebih baik di dunia yang makin kompetitif.

2 Pejabat BKN menanggapi desakan guru honorer minta tambahan afirmasi PPPK guru dan passing grade PPPK 2021.