Pengaduan ke Mendagri Didominasi Kasus Korupsi

Pengaduan ke Mendagri Didominasi Kasus Korupsi
Pengaduan ke Mendagri Didominasi Kasus Korupsi
JAKARTA - Kotak pengaduan yang dibuat Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi ternyata cukup diminati publik. Setidaknya sejak dibuka pada 1 Desember 2009, Kotak Pos (PO Box) 8888 besutan Mendagri itu banyak menerima pengaduan terutama tentang kasus-kasus korupsi di daerah.

Inspektur Jenderal Irjen Kementerian Dalam Negeri (Irjen Kemendagri), Maliki Heru Santosa, mengungkapkan, sepanjang 2010 saja PO Box 8888 menerima 198 pengaduan. "Pengaduan didimonasi soal korupsi pengadaan barang dan jasa, pengelolaan keuangan dan masalah kepegawaian," ucap Maliki kepada wartawan di kantor Kemendagri, Jumat (28/1).

Dari 198 pengaduan tersebut 180 di antaranya sudah dikaji, sedangkan 18 sisanya masih dalam proses pengkajian. Namun mayoritas pengaduan tidak ditindaklanjuti. "Karena sebatas pengaduan yang tidak didukung bukti," ucap Maliki.

Meski demikian ada juga pengaduan yang ditindaklanjuti. Sebanyak 27 pengaduan ditindaklanjuti Irjen Kemendagri, sedangkan 36 pengaduan diteruskan ke para gubernur terkait untuk ditindaklanjuti.

JAKARTA - Kotak pengaduan yang dibuat Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi ternyata cukup diminati publik. Setidaknya sejak dibuka pada 1 Desember

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News