Penipuan Berkedok Undian Kembali Marak

Penipuan Berkedok Undian Kembali Marak
Penipuan Berkedok Undian Kembali Marak
Dalam SMS itu, pelaku juga meminta korban mentransfer uang Rp 1,1 juta sebagai biaya administrasi undian. Penipu itu juga memerintahkan pada korban untuk mengirimkan voucher pulsa Telkomsel sebesar Rp 100 ribu. Parahnya,  korban mengikuti semua permintaan penipu itu. "Pelaku mengirim uangnya," kata Kasubaghumas Polres Mataram AKP Arief Yuswanto, Selasa (8/5).

  

Menyadari dirinya tertipu, korban kemudian mengecek saldo di ATM miliknya. Ternyata uang yang tersisa tinggal Rp 85 ribu. "Korban langsung melapor usai menyadari  dirinya tertipu," jelasnya.

  

Ia menerangkan, rentetan peristiwa ini terus berulang dengan sasaran korban pemilik handphone. Modus ini biasa menimpa pengguna handphone. Pelaku biasa menghubungi menggunakan SMS, tekadang pula melalui sambungan telephone. "Kita harap masyarakat tidak mudah tertipu dengan SMS berkedok undian," sarannya. (mis)

MATARAM - Penipuan berkedok undian kembali memakan korban. Kali ini korbannya Rizal Junaidi, 22 tahun, karyawan swasta asal BTN Griya Semanggi, Karang


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News