JPNN.com

Penjelasan Hyundai Engineering Terkait Tender Dual Feed TPPI

Selasa, 29 September 2020 – 18:47 WIB
Penjelasan Hyundai Engineering Terkait Tender Dual Feed TPPI - JPNN.com
Suasana kawasan kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (21/12/2019). Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Hyundai Engineering Co.,Ltd., lolos dalam tender dual feed PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), anak usaha dari PT. Pertamina (Persero),

Perusahaan Engineering, Procurement dan Construction (EPC) asal Korea Selatan ini turut andil dalam pembangunan Pusat Produksi Olefin dan Aromatic.

Hyundai Enginering yang merupakan pimpinan dari JO Hyundai Engineering Co., Ltd-Saipem S.p.A - PT. Rekayasa Industri - PT. Enviromate Technology International (“JO Hyundai Engineering Co., Ltd.”) dinyatakan sebagai salah satu bidder yang lolos dalam tender Design Build Competition (DBC) TPPI Olefin Complex Development.

Hyundai Engineering lolos tender bersama dengan satu bidder lainnya yaitu Konsorsium Technip Italy S.p.A – PT. Tripatra Engineers & Constructors – PT. Technip Indonesia – Samsung Engineering Co., Ltd. (“Consortium Technip”).

“Kami sangat bersyukur proses tendernya berjalan lancar, bersih, dan transparan dan sesuai dengan harapan kami bersama. Sehingga proyek ini dapat segera terealisasi,” ujar VP Corporate Secretary Hyundai Engineering Co., Ltd, Eum Hong Seok, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (29/9).

Eum Hong Seok juga menjawab tudingan negatif terkait rekam jejak pengalaman Hyundai Engineering Co., Ltd. dalam mengerjakan proyek serupa dalam 20 tahun terakhir.

Sebagaimana diketahui, salah satu syarat yang ditetapkan panitia tender adalah leader (pimpinan) konsorsium wajib memiliki pengalaman membangun EPC proyek serupa dan bertindak sebagai pimpinan konsorsium dalam 20 tahun terakhir.

Hyundai Engineering Co., Ltd telah diverifikasi dan terkonfirmasi memiliki pengalaman dalam membangun proyek serupa sampai selesai dalam 20 tahun terakhir, yaitu pada proyek Petrochemical Complex di Turkmenistan.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
jlo