Penyidikan TPPU Investasi Bodong Cimory & Kanzler Rp 22 Miliar di Polda Riau P21

jpnn.com, PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khsusus (Ditreskrimsus) Polda Riau telah menuntaskan penyidikan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait investasi bodong Cimory & Kanzler senilai Rp 22 miliar lebih.
Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Nasriadi mengatakan perkara TPPU dengan pidana asal penipuan dan penggelapan dana investor produk minuman Cimory dan sosis Kanzler itu dilakukan wanita berinisial MA.
"Penyidikan perkara TPPU tersangka MA telah dinyatakan lengkap (P21) oleh JPU," kata Nasriadi kepada JPNN.com Kamis (22/2).
Perwira dengan bunga tiga di pundaknya ini membeberkan bahwa berkas perkara dan tersangka MA akan segera dilimpahkan ke pengadilan untuk diadili.
"Selanjutnya, JPU akan segera melimpahkan perkara tersebut ke pengadilan untuk disidangkan," ujarnya.
Nasriadi menjelaskan kasus TPPU ini merupakan pengembangan dari penyidikan penipuan dan penggelapan dana investor produk minuman Cimory dan sosis Kanzler.
Di mana, dari 7 rekening Bank yang digunakan MA untuk melakukan kejahatan ditemukan fakta-fakta adanya upaya menyembunyikan atau menyamarkan harta kekayaan hasil tindak pidana atau money laundering.
“Tersangka menjalankan bisnis investasi bodong tersebut dengan menjanjikan keuntungan besar kepada para investor,” jelasnya.
Polda Riau telah menuntaskan penyidikan kasus TPPU terkait investasi bodong Cimory & Kanzler senilai Rp 22 miliar lebih oleh Mbak MA.
- Bandar Narkoba Diringkus Polda Kalteng Dijerat Pasal Pencucian Uang, Terancam Lama di Penjara
- 2 Pria yang Sebut Polisi Salah Tangkap Terima Rp 1 Juta untuk Jemput Kurir 13 Kg Sabu-Sabu
- Eks Pejabat MA Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Makin Dekat Membongkar Mafia Peradilan
- Viral Warga Pamekasan Ngaku Jadi Korban Salah Tangkap, Polda Riau Beri Penjelasan Begini
- Dukung RUU Perampasan Aset, Prabowo Sentil Koruptor: Enak Saja Sudah Nyolong...
- Nasabah WanaArtha Life Meminta Keadilan dan Berharap Uang Investasi Kembali