Perkuat Pertahanan Diri, Kunci Memutus Mata Rantai Hoax

Perkuat Pertahanan Diri, Kunci Memutus Mata Rantai Hoax
Ilustrasi. Foto: JPNN

Arief setuju pihak-pihak yang melakukan upaya perpecahan ini ditindak tegas. Karena mereka melakukan aksinya dengan melukai prinsip kebangsaan dan kebinekaan dengan membuat kerusuhan, kekerasan, dan pelanggaran Kamtibmas.

Menanggapi ancaman radikalisme dan terorisme di Indonesia, Arief menilai upaya-upaya pencegahan dan penguatan sinergi antarlembaga harus ditingkatkan dalam menangani masalah ini.

Dia menilai, BNPT tidak mungkin berjalan sendiri untuk mengatasi ini, tapi harus melibatkan kepolisian, TNI, intelijen, dan kementrian serta lembaga terkait.

"Kita harus mengombinasikan upaya soft power (pencegahan) dan hard power (penindakan). Tapi satu hal, upaya-upaya itu jangan hanya hangat-hangat tai ayam karena ini merupakan tantangan terhadap eksistensi Pancasila," tegas Arief. (jos/jpnn)


Berita hoax dan radikalisme yang tersebar melalui media yang tidak bertanggung jawab dan sosial media (sosmed) tidak hanya bisa meracuni, tapi juga


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News